Gosiplicious – Vadel Badjideh, penyanyi muda berbakat, dikenal dengan suara khasnya yang memikat hati banyak orang. Namun, di balik kesuksesannya, ada sosok yang sangat berarti dalam hidupnya—ibundanya. Sang ibu selalu menjadi pendukung setia, memberikan kasih sayang yang tak tergantikan. Dalam berbagai kesempatan, Vadel mengungkapkan betapa ia merindukan kehangatan dan perhatian ibunya, terutama saat berada di puncak kariernya.
Sejak kecil, Vadel Badjideh sudah menunjukkan minat di dunia musik. Ibunya menjadi sosok yang pertama kali menyadari bakat tersebut. Ia selalu mendorong Vadel untuk terus berlatih dan percaya diri tampil di depan banyak orang. Tak jarang, sang ibu rela mengorbankan waktu dan tenaganya demi melihat anaknya sukses. Baginya, kebahagiaan Vadel adalah segalanya.
“Baca Juga : Rieke Diah Pitaloka Berduka, Kasus Ganti Rugi Tanah Mat Solar Masih Menggantung”
Vadel sering membagikan kenangan manis bersama ibunya. Salah satu momen yang paling ia rindukan adalah saat ibunya menyiapkan makanan favoritnya setiap kali ia pulang ke rumah. Kehangatan keluarga menjadi hal yang sangat berharga bagi Vadel, terutama ketika jadwalnya semakin padat. Ia selalu berusaha menyempatkan waktu untuk bertemu sang ibu meskipun kesibukan terus menghampiri.
Dalam beberapa wawancara, Vadel mengaku bahwa ia adalah anak yang manja terhadap ibunya. Setiap kali merasa lelah atau sedih, ia selalu mencari pelukan ibunya sebagai sumber ketenangan. Sang ibu pun selalu siap memberikan dukungan, baik dalam bentuk kata-kata semangat maupun perhatian yang tulus. Hubungan mereka begitu erat, mencerminkan kasih sayang tanpa syarat.
“Simak juga: Menu Spesial Makan Bergizi Gratis MBG Selama Puasa: Dari Telur Rebus ke Kolak”
Sebagai bentuk rasa sayang, Vadel kerap memberikan kejutan kecil untuk ibunya. Mulai dari hadiah sederhana hingga perjalanan liburan bersama, ia selalu ingin membuat ibunya bahagia. Menurutnya, tak ada yang bisa menggantikan sosok ibu dalam hidupnya. Baginya, kebahagiaan ibunya adalah prioritas utama yang selalu ia jaga.
Seiring dengan perjalanan kariernya yang semakin sibuk, Vadel sering merasakan rindu mendalam terhadap ibunya. Ia merasa kehilangan momen-momen kecil yang dulu sering mereka lewati bersama. Meskipun begitu, ia selalu berusaha untuk tetap menjaga komunikasi dengan ibunya, meskipun hanya lewat panggilan telepon atau pesan singkat.
Vadel selalu menganggap ibunya sebagai inspirasinya. Ketulusan dan kesabaran sang ibu dalam mendidik dan mendukungnya menjadi pelajaran berharga yang terus ia pegang. Ia ingin membalas semua pengorbanan ibunya dengan menjadi pribadi yang lebih baik dan sukses. Baginya, semua yang ia raih saat ini adalah hasil dari doa dan dukungan sang ibu.