Gosip Licious – Kabar Pesulap Merah yang mengakui poligami dengan Ratu Rizky Nabila langsung menyebar cepat dan memancing rasa penasaran banyak orang. Dalam siaran Live TikTok di akun @marcelradhival1, Marcel Radhival menyampaikan pengakuannya tanpa berputar-putar. Ia menegaskan bahwa Nabila sudah menjadi istri keduanya sejak 2022. Selain itu, ia menyebut praktik poligami bukan hal yang mudah dijalani, apalagi ketika dinamika keluarga masih dalam tahap penyesuaian. Di sisi lain, publik menilai pengakuan ini terasa mengejutkan karena selama ini hubungan tersebut tidak terlalu terlihat di ruang terbuka. Namun, karena Marcel memilih bicara sendiri, kabar ini berubah dari rumor menjadi fakta yang sulit dibantah. Bahkan, banyak warganet langsung membahasnya dengan sudut pandang emosional.
Pernikahan Kedua Diakui Terjadi Sejak 2022
Pesulap Merah menyebut pernikahannya dengan Ratu Rizky Nabila terjadi sejak 2022, yang berarti hubungan itu sudah berjalan kurang lebih empat tahun. Ia mengucapkan kalimat yang lugas, seolah ingin menutup ruang spekulasi. Selain itu, pengakuan tersebut sekaligus menjawab pertanyaan lama sebagian orang yang selama ini menebak-nebak kedekatan mereka. Namun, yang menarik, Marcel tidak menyampaikan detail seperti tanggal resmi pernikahan atau prosesnya. Ia hanya menekankan bahwa ia memang menjalani poligami. Dalam konteks budaya Indonesia, pernyataan seperti ini selalu menimbulkan reaksi berlapis. Ada yang menilai ini sebagai urusan pribadi, tetapi ada juga yang melihatnya sebagai isu moral dan sosial. Karena itu, pengakuan Marcel terasa seperti membuka pintu diskusi yang lebih besar.
“Baca Juga : Pesulap Merah Ungkap Fakta Poligami dengan Ratu Rizky Nabila Sejak 2022”
Konflik Awal Antara Istri Pertama dan Kedua Dianggap Wajar
Dalam pengakuannya, Pesulap Merah tidak menutupi bahwa awal poligami diwarnai ketegangan. Ia mengatakan istri pertama dan kedua sempat sering ribut, terutama pada masa-masa awal mereka berusaha menyesuaikan diri. Namun, Marcel menganggap hal tersebut wajar karena situasinya memang tidak sederhana. Di sisi lain, kalimat itu juga menunjukkan bahwa ia sadar poligami bukan sekadar keputusan satu orang. Ada emosi, luka, dan proses panjang yang harus dilalui oleh semua pihak. Selain itu, ia menyinggung bahwa hubungan kedua istrinya baru bisa berjalan setelah melewati fase adaptasi. Narasi ini sering muncul dalam cerita poligami, namun tetap saja sulit diterima sebagian orang. Sebab, banyak yang melihat konflik tersebut sebagai tanda bahwa poligami bukan solusi, melainkan sumber masalah baru.
Kehilangan Istri Pertama Membuat Cerita Ini Terasa Lebih Berat
Kisah Pesulap Merah menjadi lebih emosional karena istri pertamanya kini telah berpulang. Dalam pemberitaan sebelumnya, Marcel sempat mengungkapkan duka mendalam atas kepergian sang istri. Karena itu, ketika publik mendengar bahwa poligami sudah berjalan sejak 2022, banyak orang langsung mengaitkannya dengan fase kehidupan yang berat. Di sisi lain, situasi ini membuat cerita tersebut terasa lebih kompleks, bukan sekadar berita sensasi. Ada keluarga, ada masa lalu, dan ada luka yang mungkin tidak terlihat dari luar. Selain itu, warganet juga menilai bahwa beban emosional dalam rumah tangga poligami bisa jauh lebih besar ketika salah satu pihak berada dalam kondisi rentan. Pada titik ini, publik bukan hanya membaca fakta, tetapi juga membaca kemungkinan-kemungkinan yang menyakitkan di baliknya.
Alasan “Misi Penyelamatan” Menjadi Bagian Paling Mengundang Tanya
Salah satu bagian yang paling membuat orang bertanya-tanya adalah ketika Pesulap Merah menyebut ia menikahi Ratu Rizky Nabila demi misi “penyelamatan.” Ia tidak menjelaskan secara rinci maksud kalimat tersebut. Namun, ia memberi petunjuk bahwa Nabila sudah dua kali menjanda. Karena itu, sebagian publik menafsirkan bahwa Marcel ingin membantu atau melindungi Nabila dari situasi tertentu. Di sisi lain, frasa seperti ini sering dianggap ambigu, bahkan terdengar dramatis. Meski begitu, dalam gaya komunikasi Marcel yang sering tampil blak-blakan, pernyataan itu terasa seperti sesuatu yang ia yakini. Selain itu, alasan tersebut juga memunculkan perdebatan: apakah pernikahan bisa disebut penyelamatan, atau justru itu cara membingkai keputusan pribadi agar terdengar lebih mulia? Pertanyaan itu akhirnya menjadi bahan diskusi panjang.
“Baca Juga : Isu Perceraian Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Berawal dari Curhatan Netizen”
Riwayat Pernikahan Ratu Rizky Nabila Kembali Disorot
Setelah kabar ini muncul, riwayat pernikahan Ratu Rizky Nabila kembali menjadi sorotan. Ia diketahui pernah menikah dengan pesepak bola Alfath Fathier pada 29 Maret 2020. Hal yang menarik perhatian publik adalah fakta bahwa Nabila menerima pinangan tersebut hanya setelah tiga hari berkenalan. Detail ini membuat banyak orang menilai perjalanan hidup Nabila memang penuh keputusan cepat dan tekanan sosial. Selain itu, ketika seseorang sudah dua kali menjanda, publik Indonesia sering kali menempelkan stigma yang tidak adil. Karena itu, sebagian orang justru merasa simpati, karena Nabila kerap menjadi sasaran komentar tajam. Di sisi lain, ada juga yang menilai riwayat tersebut tidak seharusnya dipakai untuk membenarkan keputusan orang lain. Namun bagaimanapun, sorotan publik sudah terlanjur mengarah ke sana.
Poligami Kembali Menjadi Topik Panas di Media Sosial
Pengakuan Pesulap Merah membuat poligami kembali menjadi topik panas di media sosial. Banyak orang membahasnya bukan hanya sebagai berita selebritas, tetapi sebagai isu sosial yang sensitif. Sebagian warganet menilai poligami selalu meninggalkan luka, terutama pada pihak yang tidak benar-benar siap. Namun, ada juga yang melihatnya sebagai pilihan hidup yang sah secara agama, selama dijalankan dengan adil. Selain itu, perdebatan menjadi lebih emosional karena kasus ini melibatkan figur publik yang dikenal kontroversial. Di sisi lain, masyarakat juga semakin kritis, terutama ketika alasan poligami dikaitkan dengan “penyelamatan.” Mereka mempertanyakan apakah benar itu bentuk tanggung jawab, atau sekadar narasi untuk meredam kritik. Karena itu, berita ini berkembang lebih luas daripada sekadar gosip.
Pengakuan Terbuka Ini Mengubah Rumor Menjadi Cerita yang Nyata
Hal paling penting dari kasus ini adalah cara Marcel memilih bicara langsung. Dengan pengakuan terbuka, rumor yang selama ini hanya berputar di komunitas tertentu berubah menjadi cerita yang nyata. Selain itu, pengakuan ini juga menunjukkan bagaimana media sosial kini menjadi ruang utama untuk mengungkap isu pribadi, bahkan untuk hal yang sensitif seperti poligami. Dalam dunia hiburan, strategi “mengaku duluan” sering dipakai untuk mengendalikan narasi. Namun, strategi itu tidak selalu membuat publik lebih menerima. Di sisi lain, langkah Marcel bisa dianggap sebagai upaya jujur, sekaligus cara mengakhiri spekulasi. Meski begitu, cerita ini masih menyisakan banyak pertanyaan, terutama tentang bagaimana dinamika keluarga dijalani selama bertahun-tahun. Pada akhirnya, publik hanya melihat potongan, sementara kebenaran penuh tetap berada di balik pintu rumah mereka.